Home / Uncategorized / Samurai Yang Mencancap Di Siswa Sasmta Jaya Berhasil Dicabut

Samurai Yang Mencancap Di Siswa Sasmta Jaya Berhasil Dicabut

Samurai Yang Mencancap Di Siswa Sasmta Jaya Berhasil Dicabut – Ahmad Fauzan (18), korban tawuran pelajar di Jalan Raya Puspiptek, Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, masih tetap melakukan perawatan di ruangan ICU Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Awalannya, Fauzan dibawa ke Rumah Sakit Hermina Serpong oleh masyarakat.

Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Ferdy Irawan menyampaikan, korban tawuran pelajar itu sudah melakukan operasi sekitar 3x untuk keluarkan pedang yang tertancap di bagain mukanya.

” Keadaan korban masih tetap di ruangan ICU sesudah operasi, cukuplah kronis kondisinya. Korban masih tetap hidup, karena tempo hari sudah sempat tersebar berita korban wafat. Pedang yang tertancap telah diangkat semua, ” kata Ferdy Irawan di Tangerang Selatan, Selasa (7/8/2018).

Selanjutnya disebutkan Ferdy, pedang yang tertancap dibagian muka korban awalannya dipotong terlebih dulu. Kemudian, dikerjakan operasi pembersihan pada bagian dalam mukanya, supaya tidak ada lagi material besi atau karat yang ketinggalan. Paling akhir, baru luka sobek pada bagian luar di operasi serta ditutup. ” Iya, di operasi 3x, ” paparnya.

Sampai sekarang, polisi sudah mengecek seputar 16 saksi yang ikut serta secara langsung dalam tawuran brutal dua grup pelajar. Walau sudah kantongi jati diri aktor utama, akan tetapi sampai sekarang pihak kepolisian masihlah belumlah dapat menangkapnya.

” Telah 16 orang yang kita check, tetapi saat ini kita konsentrasi pada pengejaran terduga utamanya, ” tuturnya.

Tawuran berdarah itu berlangsung pada Selasa 31 Juli 2018 sore di Jalan Raya Puspiptek, Setu, Kota Tangsel. Dua grup siswa yang datang dari SMK Sasmita serta SMK Bhipuri, sama-sama berhadap-hadapan dengan menenteng Celurit, pedang, parang, tombak serta yang lain.

Korban, Ahmad Fauzan dijumpai tergeletak di jalan selesai mukanya tertembus pedang dari grup lawan. Mujur, masyarakat seputar secara langsung melarikannya ke rumah sakit paling dekat. Karena perlengkapan tidak mencukupi, pada akhirnya Fauzan dirujuk ke RSCM Jakarta untuk dikerjakan operasi.

About admin