Viral Di Sosmed Vidio Profesor Ceramahi Polantas

Viral Di Sosmed Vidio Profesor Ceramahi Polantas – Video satu orang yang akui profesor menceramahi Polisi Lalu Lintas (Polantas) viral di jejaring sosial. Peristiwa itu berlangsung dalam suatu putaran balik di Surabaya.

Video berdurasi 1,44 menit itu diupload account twitter Aira Afni Amalia. Sampai waktu ini, video itu telah lihat 813 ribu netizen. Video yang diupload Selasa (16/7) itu diminati lebih dari 19 ribu account serta di-retweets lebih dari 13 ribu kali.

“Jd kepo, siapa sich nama Profesor Hukum yg kasih ‘Kuliah Gratis’ kpd Polantas tsb? Sepertinya Profesor Hukum divideo ini ilmunya lebih fungsi drpd Profesor Hukum di BPIP yg penghasilannya Rp 100jt/bulan itu, deh,” selanjutnya caption dalam video yang disaksikan, Sabtu (20/7 2019).

Dalam video itu, orang yang akui profesor berkeberatan satu orang Polantas selesai ditilang. Profesor itu setelah itu turun ke jalan serta memohon keterangan Polantas masalah rambu yang dilanggarnya.

Dalam rambu U turn itu, menurut Polantas mobil dilarang putar balik langsung. Akan tetapi profesor itu bertanya basic hukum peraturan rambu itu.

“Roda 2 putar kembali turuti prasyarat lampu. Lah mengapa roda 4 gak bisa putar? Apa basic hukumnya? Saya profesor hukum,” kata profesor itu seperti dalam video.

Dengar keterangan serta protes itu, Polantas yang akui bernama Mutasor itu cuma terdiam serta tersenyum saja. Dia kelihatan pasrah dikasih keterangan oleh profesor itu.

“Namanya siapa ini, Mutasor. Itu kamu tangkap (tilang), saya diamankan. Apa punya arti ini. Bisa itu roda 4 putar tidak dengan menuruti isyarat lampu. Renungkanlah jika Anda betul-betul polisi,” jelas pria itu.

“Jika nilang kamu gak tuntut di pengadilan tentunya kamu kalah di pengadilan. Ini bukanlah larangan. Jika yang masang ini pemda tanyalah ke pemda,” tambah pria yang ditilang.

setelah itu menyaksikan tempat simpang empat Jalan Jemur Andayani yang berada pada video. Dari pengamatan, memang ada satu rambu U turn (putar balik) akan tetapi di bawahnya ada tulisan “Pribadi Roda 2 serta Turuti Lampu”.

Salah satu orang masyarakat ditempat Pendi (65) yang sesehari di kurang lebih tempat jadi penambal ban akui tidak tahu mengenai video viral di jejaring sosial itu. Akan tetapi memang sejauh ini mobil dari Jalan A Yani, Bundaran Taman Pelangi tidak dibolehkan putar balik di simpang empat Jemur Andayani.

“Saya gak tahu jika ada orang marah-marah. Tetapi memang sejauh ini tidak bisa. Jika ada yang putar balik serta diketahui polisi tentunya ditilang,” kata Pendik.

Menurut Pendik, tiap malam kurang lebih waktu 19.00 WIB polisi memang selamanya ada berjaga di simpang empat itu. Serta banyak mobil yang tidak mengerti setelah itu putar balik tentunya terkena tilang.

“Ya jika saya lihat banyak mobil yang putar balik dari arah A Yani walau tidak bisa. Tetapi jika diketahui polisi tentunya ditilang,” katanya.

Tindakan ‘profesor ceramahi Polantas’ berlangsung pada Ramadhan saat lalu. Dan videonya baru viral pada Selasa (16/7) saat lalu. Sekarang plang info itu telah ditukar.