Temuan Lebih dari Selusin Bangkai Sapi Dibiarkan Terapung di Sungai NSW

Temuan Lebih dari Selusin Bangkai Sapi Dibiarkan Terapung di Sungai NSW – Temuan lebih dari selusin bangkai sapi yang dilewatkan terapung dalam suatu sungai di pesisir utara New South Wales (NSW) saat sekurang-kurangnya 10 hari sudah menyebabkan kecemasan meningkatnya kegiatan hiu serta ancaman pada kesehatan penduduk.

Service Darurat Negara Sisi (SES) NSW awalannya dihubungi menyusul ada beberapa ternak yang terdampar di basic satu tebing sungai yang terjal di Sungai Richmond.

Anggota SES cabang Lismore, Neville Graham menyampaikan jika ini ialah kondisi yang memilukan.

” Ternak yang tidak dapat diselamatkan itu nampaknya telah ada di sungai saat sekian waktu, ” kata Graham.

” Ada hiu banteng yang naik ke sungai, menjadi demikian mereka mencium dikit berbau dari suatu yang ada semacam itu, saya menyangka hiu banteng itu peluang akan makin seringkali juga berkunjung ke daerah itu. “

” Kami sukses selamatkan tiga ekor sapi serta menarik mereka ke satu tempat dimana mereka dapat keluar dari air. “

” Sapi ke empat yang sukses kami selamatkan mungkin akan disuntik mati. Kami diizinkan untuk sekurang-kurangnya coba selamatkan binatang itu, tapi usaha itu tidak membawa hasil.

Neville Graham menyampaikan bukan kewenangan SES untuk keluarkan bangkai binatang dari air, tapi itu adalah tanggung jawab pemilik property atau dewan kota.

Seseorang masyarakat pria ditempat, Phil Terry menyampaikan dia terperanjat lihat 13 ekor bangkai sapi dilewatkan saja di sungai pada Lismore serta Coraki di hari Minggu (2/9/2018).

” Kami tidak membiarkan ini berlangsung pada sapi yang melancong dengan perahu ke Indonesia. “

” Sapi-sapi ini betul-betul menanggung derita. Mereka terjatuh di sungai, mereka terjerat di lumpur, serta mereka ada di dalam sungai. “

RSPCA sudah menyampaikan pada ABC jika alat pompa air di property itu rusak serta ternak-ternak itu terjerat sesudah berjalan menuruni satu tebing terjal untuk minum.

” Makin lama bangkai itu dilewatkan dari sana, makin banyak yang akan betul-betul rusak terurai dengan alami, hingga konsentrasi beberapa bakteri serta mikro-organisme dengan alami akan lebih buruk, ” kata Bell.