Selama 2018 Narkoba Jadi Kasus Yang Sering Diterima Kejati Jabar

Selama 2018 Narkoba Jadi Kasus Yang Sering Diterima Kejati Jabar – Selama tahun 2018, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat serta Kejaksaan Negeri (Kejari) di Jawa Barat terima 15.581 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP). Untuk type pidana umum (Pidum) masalah narkoba adalah yang sangat banyak diatasi.

Dari 15.581 SPDP itu, yang diteruskan dengan penerimaan berkas masalah step pertama sekitar 13.094 masalah serta dituntaskan sekitar 10.235 masalah yang lalu diteruskan dengan penyerahan step dua sekitar 10.079 masalah.

Sedang berkas yang masuk ke step penuntutan yaitu sekitar 10.171 masalah. Dari jumlahnya itu, yang dituntaskan Kejati sekitar 9.895 masalah.

Kepala Kejati Jawa barat Radja Nafrizal menjelaskan dari keseluruhan masalah itu, masalah narkoba menguasai dengan 2.028 masalah serta 56 masalah psikotropika. Disusul oleh masalah penggelapan sekitar 672 masalah dan masalah perlindungan anak sekitar 457 masalah.

“Sangat banyak yang diatasi itu narkoba,” tuturnya waktu dihubungi, Sabtu (5/1/2019).

Kejati juga mencatat beberapa masalah yang mengundang perhatian publik saat tahun 2018. Salah satunya, masalah kekerasan yang menyebabkan suporter Persija, Haringga Sirila wafat.

Momen yang berlangsung pada 23 September 2018 di Stadion GBLA, Kota Bandung itu menghasilkan13 orang menjadi terduga.

Lantas, ada juga masalah pembuatan video asusila yang menyertakan anak lelaki dibawah usia. Diluar itu, tindak pidana info serta transaksi elektronik dengan terduga Buni Yani juga dipandang jadi masalah yang mengundang perhatian publik.