Home / Berita Umum / Polisi Gagalkan Pengiriman 10 Kg Sabu ke Palembang

Polisi Gagalkan Pengiriman 10 Kg Sabu ke Palembang

Polisi Gagalkan Pengiriman 10 Kg Sabu ke Palembang – Dua penumpang bus antar kota antar propinsi (AKAP), BM serta R, diamankan sebab membawa 10 kg sabu. Kedua-duanya diperintah oleh seseorang berinisial K, yang sekarang ini berstatus DPO, untuk mengantar sabu dari Medan, Sumatera Utara (Sumut) ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

“Mereka naik bus mengarah Palembang dari Medan lantas ke Pekanbaru, Jambi. Kami sudah mengetahui ada pengiriman, kami ikuti itu. Demikian kami bertemu, mereka kami tangkap,” kata Kanit I Subdit I Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, AKBP Doddy Suryadin, Jumat (26/10/2018).

Doddy bercerita ke-2 terduga diamankan waktu turun dari bus di Jalan Palembang-Jambi KM 153, Sukamoro, Banyuasin, Sumatera Selatan pada Sabtu, 20 Oktober 2018.

“(Diamankan) cocok ia turun bus. Mereka sudah sempat bergelagat akan melarikan diri, akan tetapi anggota kami telah mengepung. Kedua-duanya diamankan tiada perlawanan,” tutur Doddy.

Dari info ke-2 terduga, mereka diupah Rp 10 juta setiap saat sukses mengirim sabu dari Medan ke Palembang. Gaji mereka dikasihkan sesudah sabu sampai ke tempat arah.

“Kedua-duanya bawa serta sabu di ransel. Semasing bawa serta 5 kilo. Mereka diambil rekan sekampung mereka yang berinisial K, yang sekarang ini DPO,” kata Doddy.

Doddy menjelaskan ke-2 terduga mengakui kerja menjadi kuli angkut barang keseharian di Tanjung Balai, Sumatera Utara. “Kami tengah menyelidik penerimanya juga. Kita kembangi ke bosnya” tambah ia.

Ke-2 terduga dijaring dengan Masalah 114 ayat (2) subsider Masalah 112 ayat 2 UU RI Nomer 35 Tahun 2009 mengenai Narkotika.

“Intimidasi pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara sangat singkat 6 tahun serta sangat lama 20 tahun penjara. Serta denda optimal Rp 10 miliar,” tutup Doddy.

About admin