Juergen Klopp Mengerti Yang Di Ingnkan Bill Shankly

Juergen Klopp Mengerti Yang Di Ingnkan Bill Shankly – CEO Liverpool Peter Moore mengutarakan satu hal yang menjadi kunci naiknya prestasi teamnya akhir-akhir ini. Juergen Klopp memahami dengan filosofi sosialisme di team.

Filosofi itu dulu dibuat oleh Bill Shankly. Manager asal Skotlandia itu ialah salah satunya juru strategi paling sukses yang pernah dipunyai Liverpool di masa 1960 sampai 1970-an.

Jadi manager dia mengantar Liverpool memenangkan Liga Inggris, Piala FA, sampai Piala UEFA (sekarang Liga Europa). Shankly menempatkan ide jika semangat kebersamaan di lapangan ialah kunci penting serta itu diteruskan oleh Klopp sekarang.

Kami punyai profil bersejarah, Bill Shankly, seseorang sosialis asal Skotlandia yang membuat dasar club. Sampai saat ini, saat kami mengulas pertanyaan-pertanyaan usaha, kami menanyakan pada diri kita ‘Apa yang bakal Shankly kerjakan? Apa yang Shankly sebutkan pada kondisi seperti ini’,” tutur Moore waktu diwawancara El Pais.

“Shankly ialah seseorang sosialis sejati yang yakin bila sepakbola terbagi dalam gotong royong. Dia mengungkapkan ide bergotong royong di lapangan jadi ‘oper serta bergerak’. Benar-benar sederhana. ‘Oper bolanya serta bergeraklah untuk bikin diri Kamu ada buat rekanan setimnya’,” paparnya.

Semangat sosialisme dirasa demikian kental dalam permainan Klopp. Contohnya dia tetap ingin teamnya mendesak balik musuh bersama jadi satu unit.

Selama ini apa yang diaplikasikan Klopp dapat disebut sukses. Dia telah mengantar team memenangkan Liga Champions serta Piala Super Eropa, bukan tidak mungkin trofi-trofi lain selekasnya mengejar.

“Klopp ialah seseorang Liverpool classic. Shankly pernah mengatakan bila dia lahir untuk Liverpool serta Liverpool terdapat untuk dianya, Klopp juga dapat menjelaskan hal sama,” papar Moore.

Dia memahami komponen-komponen sosialisme yang terdapat di club serta kota Liverpool, bagaimana rintangannya serta perasaannya. Jika dahulu lambang Merseyside ialah The Beatles, saat ini adalah sepakbola,” pungkasnya.