Hujan Abu Terjadi Di Lereng Merapi, Setidaknya 25 Ribu Masker Disiapkan

Hujan Abu Terjadi Di Lereng Merapi, Setidaknya 25 Ribu Masker Disiapkan – Guguran lava pijar Gunung Merapi yang berlangsung Jumat (4/1) malam, membuat Tubuh Penanggulangan Musibah Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten siaga. Sekurang-kurangnya 25 ribu masker disediakan bila setiap saat hujan abu vulkanik kembali berlangsung.

Kepala BPBD Kabupaten Klaten, Bambang Giyanto menjelaskan, sampai sekarang ini pihaknya selalu lakukan pemantauan keadaan Merapi di Posko 907 Dukuh Gondang Desa Balerante, Kecamatan Kemalang. Laporan peristiwa hujan abu vulkanik selalu dilaporkan oleh masyarakat seputar Kemalang Klaten.

“Siang hari ini satu desa, yaitu Balerante, pun alami hujan abu, walau tidak berefek berarti pada kegiatan masyarakat. Jumat tadi malam kami mengirim 2600 masker ke Desa Tegalmulyo, Kemalang, yang tadi malam memberikan laporan berlangsung hujan abu.Keseluruhan ada 25 ribu masker yang kami sediakan,” tutur Bambang, Sabtu (5/1).

Bambang menuturkan, siang hari ini pihaknya memberikan tugas Kabid Kedarutatan serta Logistik untuk memonitor langsung perubahan desa-desa di lereng Merapi. Serta akhirnya, jam 11.50 WIB, berlangsung hujan abu tipis, akan tetapi tidak berefek pada kegiatan masyarakat.

Kepala BPBD Propinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana siang hari ini pun ikut memonitor perubahan Merapi langsung ke Klaten. Sarwa Pramana langsung bekerjasama dengan deretan Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Sekretaris dan deretan yang lain. Dia mengharap penduduk masih tenang sebab kegiatan merapi masih tetap level siaga.

“Kami berharap penduduk masih tenang, sebab hujan abu yang berlangsung tidak berefek pada kegiatan masyarakat. Penduduk silahkan masih meneruskan kegiatan ronda sekaligus juga memonitor perubahan Gunung Merapi,” tuturnya.