Home / Berita Bola / Harry Kane Absen Hingga Musim Depan

Harry Kane Absen Hingga Musim Depan

Harry Kane Absen Hingga Musim Depan – Pep Guardiola yakin Inggris menyakiti diri kita dengan padatnya agenda Premier League. Agenda padat tidak membantu kesempatan Inggris di Piala Eropa.

Kesempatan Inggris di Piala Eropa 2020 sekarang dalam urutan terancam. Dua striker paling baik team Tiga Singa yaitu Harry Kane serta Marcus Rashford dalam urutan luka.

Kane serta direncanakan mangkir sampai awal musim depan sebab luka robek tendon pada hamstring-nya. Sesaat Rashford yang alami retak pada tulang punggungnya harus menepi minimum tiga minggu, tidak terhitung waktu yang dibutuhkannya untuk kembali sempurna.

Manager Manchester City Pep Guardiola memandang ini ialah efek dari agenda padat serta kuras fisik di Liga Inggris. Dia hanya mengharap tidak ada korban lain mengingat Kane serta Rashford saja telah adalah dua pemain kunci tim nasional Inggris.

“Ya, itu ialah pukulan tepat untuk Gareth (Southgate – manager tim nasional Inggris) serta timnas. Harry Kane serta Marcus Rashford itu pemain mengagumkan, pemain penting buat mereka,” tutur Guardiola diambil Sky Sports.

“Saya pikir tim nasional Inggris memiliki banyak pilihan, bukan hanya dua orang ini, tetapi mudah-mudahan tidak ada korban lain serta mereka dapat sembuh. Masih ada beberapa bulan sebelum Piala Eropa, tetapi ini terjadi,” paparnya.

Inggris diketahui memiliki periode padat di antara Desember-Januari, persisnya mendekati Natal sampai Tahun Baru. Agenda pertandingan di bulan Januari dengan spesial makin bertambah sebab team-team Premier League mulai bertanding di Piala FA.

Guardiola yakin beberapa petinggi Asosiasi Sepakbola Inggris seharusnya mengerti jika ada harga mahal yang perlu dibayar dengan agenda sepadat itu.

“Mengagumkan, lo, jumlahnya kompetisinya. Saat ini sebab dua pemain ini, mereka mulai mengerti. Tetapi lihat ke belakang, kemungkinan mereka tidak memahami berapakah luka yang Newcastle atau kami alami,” sambung manager asal Catalunya ini.

Untuk semua team, normal saja jika saat Anda jalani sangat banyak pertandingan, lambat atau cepat akan rusak (keadaan pemain). Saya tidak begitu kaget. Saya menyesalkan kondisi ini buat mereka dan untuk beberapa pemain saya.”

“Dengan jumlahnya laga semacam ini, hal seperti ini akan berlangsung serta kemudian beberapa orang di administrasi tidak dapat protes,” paparnya.

About penulis77