Home / Uncategorized / Ditjen Kependudukan Dan Catatan Sipil Sakit Menjelang Sidang

Ditjen Kependudukan Dan Catatan Sipil Sakit Menjelang Sidang

Ditjen Kependudukan Dan Catatan Sipil Sakit Menjelang Sidang – Mantan Direktur Jenderal Kependudukan serta Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman, jatuh sakit mendekati sidang pembelaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (10/7/2017) . Hingga sekarang ini, belum juga dapat di pastikan apakah Irman mampu melakukan persidangan.

” Kabar yang kami terima dari istrinya, Pak Irman sakit diare, ” tutur pengacara Irman, Soesilo Ariwibowo, kala didapati di Pengadilan Tipikor.

Menurut Soesilo, Irman sakit mulai sejak Kamis (6/7/2017) . Mantan staf paka Menteri Dalam Negeri itu pernah memperoleh perawatan dirumah sakit.

” Untuk kepastian sidang hari ini, kami tunggulah konfirmasi dari Pak Irman serta jaksa KPK, ” kata Soesilo.

Sedianya, Irman serta terdakwa yang lain, eks Direktur Pengelola Kabar Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto, dapat mengemukakan nota pembelaan jadi terdakwa dalam persoalan kiraan korupsi pengadaan Kartu Tanda Masyarakat berbasiskan elektronik (e-KTP) .

Irman serta Sugiharto, semasing dituntut 7 th. serta 5 th. penjara oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) .

Diluar itu, ke dua terdakwa juga dituntut membayar denda. Irman dituntut membayar denda Rp 500 juta subsider 6 bln. kurungan, sesaat Sugiharto dituntut membayar denda Rp 400 juta subsider 6 bln. kurungan.

Menurut jaksa, ke dua terdakwa turut serta dalam pemberian suap tentang sistem penganggaran project e-KTP di DPR RI, untuk th. aturan 2011-2013.

Diluar itu, keduanya didakwa turut serta dalam mengarahkan serta menjadi pemenang perusahaan spesifik untuk jadi pelaksana project pengadaan e-KTP.

Dalam surat tuntutan jaksa, Irman diperkaya sebesar 573. 700 dollar AS, Rp 2, 9 miliar serta 6. 000 dollar Singapura. Sesaat, Sugiharto diperkaya sebesar 450. 000 dollar AS serta Rp 460 juta.

Kedua terdakwa juga di yakini turut memperkaya orang-orang serta korporasi.

Walau demikianlah, keduanya diputuskan oleh KPK jadi juicetice collaborator atau saksi aktor yang bekerja sama juga dengan penegak hukum. Keduanya pengen mengaku kekeliruan serta bersedia membuka peranan aktor beda yang turut serta dalam persoalan ini.

About admin