Home / Uncategorized / Dalam Sidang Novanto,Andi Memberikan Kesaksian Tentang Jam Mewah

Dalam Sidang Novanto,Andi Memberikan Kesaksian Tentang Jam Mewah

Dalam Sidang Novanto,Andi Memberikan Kesaksian Tentang Jam Mewah – Sidang masalah sangkaan korupsi e-KTP senantiasa bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

giliran terdakwa Andi Narogong yang memberi kesaksian.

Ada realita menarik yang dia ungkapkan di persidangan yang jalan mulai sejak Kamis siang hingga mendekati sore. Satu diantaranya bab hadiah arloji elegan utk Setya Novanto yang saat ini sudah jadi tersangka utk masalah yang sama. Waktu kajian project e-KTP berjalan di DPR, Novanto tengah mendiami kursi Ketua Fraksi Golkar di DPR.

Dalam kesaksiannya, Andi mengaku dianya lah yang berikan arloji elegan. Andi beli arloji itu hasil patungan dengan Johannes Marliem, direktur Biomorf Lone LLC Amerika Perkumpulan, perusahaan penyedia product automated finger print identification sistem (AFIS) merk L-1 utk project e-KTP.

Disebut-sebut, harga jam elegan bermerek Richard Mille dibeli utk Novanto capai Rp 1, 3 miliar. Mereka membelinya di area California. Andi pribadi keluarkan duit kurang lebih Rp 650 juta, sedang bekasnya di jamin Johanes.

Dia menerangkan, jam itu jadi ucapan terima kasih pada Novanto karna sudah menolong sistem aturan e-KTP di DPR.

” Jadi Anda kasih arloji sehabis project usai jadi ucapan terima kasih. Begitu? ” bertanya Jaksa Basir.

” Benar, ” ungkap Andi singkat.

Namun, Andi tidak menerangkan dengan detil saat pembelian. Dia cuma menuturkan, sehabis jam itu tiba di tangannya, sesegera kemungkinan dia mengantarkan ke tempat tinggal Novanto. Menurutnya, Novanto menyongsong baik hadiah patungan darinya serta Johanes.

” Pak Nov suka. Ini ada hadiah kami berdua atas dukungan ayah sampai kini, ” tutur Andi.

Mendengar harga arloji yang didapatkan Andi serta Johanes utk Novanto pernah buat Ketua Majelis Hakim Jhon Halasan Butarbutar kaget.

” Untuk saya yang miskin harga arloji segitu mahal sekali, Gokil, ” kelakar Jhon.

Namun Andi berdalih, misal kata tidak ada project e-KTP, dia lantas tidak sudi memberi jam mahal itu utk Setnov.

” Seandainya tak ada project e-KTP, apakah anda ingin membelikan Setya Novanto arloji semahal itu? ” bertanya Jhon pada Andi.

” Tidak yang mulia, ” Andi menjawab.

Waktu hakim serta jaksa mencecar bab arloji elegan, ada realita menarik yang disibak Andi. Setelah masalah e-KTP kembali mencuat ke umum, Setnov mengambil keputusan kembalikan arloji miliaran itu.

” Ketika saya sebelumnya di tangkap, awal 2017 dikembalikan karna ada ribut-ribut e-KTP, ” ungkap Andi tidak menerangkan lebih rincian saat pengembalian.

Setelah kembali terima arloji itu dari Setnov, Andi mengambil keputusan menjualnya di satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan serta terjual dengan harga Rp 1 miliar.

Cerita bab arloji elegan utk Novanto sempat disibak agen FBI Johnathan Holden perihal penyelidikan pada Johannes Marliem. Menurut Holden, ada pembelian arloji seharga USD 135. 000 di Beverly Hills yang mana jam itu juga akan diberi Setya Novanto.

About admin