Bramall Lane Akan Akan Gelar Pertandingan Man City Kontra Sheffield United

Bramall Lane Akan Akan Gelar Pertandingan Man City Kontra Sheffield United – Manchester City memandang pertandingan tricky musuh Sheffield United di Liga Inggris tengah minggu ini. Manager City Pep Guardiola akui takjub dengan perform Sheffield.

Man City akan berkunjung ke tempat Sheffield di Bramall Lane, Rabu (22/1/2020) pagi hari WIB pada pertandingan minggu ke-24 Liga Inggris. Guardiola telah menghadapi laga susah.

Sheffield bukan team asal-asalan, dengan sesaat ini ada posisi tujuh klassemen Liga Inggris dengan 33 point dari 23 pertandingan. Beberapa anak asuh Chris Wilder hanya memiliki jarak enam point dari Chelsea di posisi empat, yang disebut batas zone Liga Champions.

Lebih dari itu, Sheffield memiliki kisah lumayan bagus dengan team-team top musim ini. Mereka menyeimbangi Chelsea, Tottenham Hotspur, serta Manchester United, menang juga serta sama dengan Arsenal dalam dua pertemuan.

Saya mengagumkan berkesan. Saat beberapa orang katakan Anda dapat bertumbuh dengan melihat pertandingan-pertandingan, team-team, serta manajer-manajer lain, karena itu berikut misalnya,” kata Guardiola diambil Sky Sports.

“Ada fakta mengapa mereka berada di urutan saat ini. Kita memandangnya di sini beberapa minggu kemarin. Saya kagum pada mereka, langkah mereka bermain serta hal yang sedang mereka lakukan.”

“Manajernya masih sama juga dengan di League One serta Championship serta sejumlah besar pemainnya , serta saat ini mereka ke arah beberapa posisi pucuk Premier League, saya menyenanginya,” pungkasnya.

Virgil van Dijk Cetak Gol Pembuka Liverpool

Virgil van Dijk Cetak Gol Pembuka Liverpool – Alisson Becker bisa tangkap bola atau menjatuhkan diri pada injury time untuk mengulur waktu. Tetapi ia pilih melepas umpan jauh ke Mohamad Salah.

Liverpool mencetak kemenangan 2-0 atas MU di Anfield pada pertandingan bertopik North West Derby, Minggu (19/1/2020) pagi hari WIB. Mereka buka keunggulan lewat gol dari tandukan Virgil van Dijk menyongsong sepakan bebas Trent Alexander-Arnold.

Si Merah selanjutnya dapat melipatgandakan posisi pada menit akhir set ke-2 karena catatan dari Mohamed Salah. Gol Salah ini terbentuk tidak terlepas dari kejelian Alisson.

Alisson yang tangkap bola hasil tendangan Aaron Wan-Bissaka langsung melepas operan panjang ke Salah yang sendirian di muka. Pemain dari Mesir ini lantas menggiring bola sebelum mengalahkan David de Gea.

Ketetapan Alisson ini termasuk sangatlah berani. Beberapa penjaga gawang dalam keadaan teamnya unggul 1-0 pada menit akhir pasti semakin lebih pilih perlambat tempo.

Alisson bisa memeluk bola lebih lama atau menjatuhkan diri dalam kondisi ini. Tetapi penjaga gawang asal Brasil ini masih konsentrasi untuk kirim umpan ke Salah.

Dia menjadi penjaga gawang yang cukup seringkali melepas operan panjang. Diambil dari Opta, Alisson musim ini mencatat persentase operan panjang sukses sebesar 47,1 % di Liga Inggris.

Tanpa ada ketepatan yang baik, operan panjang penjaga gawang 27 tahun ini ke Salah bisa memunculkan bahaya untuk Liverpool. Bila umpan itu dipotong oleh pemain MU, mereka berkesempatan untuk lancarkan serangan paling akhir.

Hal itu bisa menghasilkan gol balasan yang membuyarkan kemenangan teamnya. Tetapi kehilangan bola itu tidak berlangsung.

Liverpool justru cetak gol ke-2, pastikan kemenangan 2-0, serta Alisson dapat lakukan perayaan dengan edan.

Pertahanan Liverpool Lagi Kuat-Kuatnya

Pertahanan Liverpool Lagi Kuat-Kuatnya – Pertahanan Liverpool sedang tangguh-tangguhnya. Bek tengah Liverpool Virgil van Dijk menjelaskan, hal itu bukan seutuhnya sebab dianya serta Joe Gomez.

The Reds barusan mencatatkan clean sheet ke-7 beruntun selesai menumpas Manchester United 2-0 di Anfield dalam kelanjutan Liga Inggris, Minggu (19/1/2020). Opta menyampaikan jika, catatan itu baru pertama-tama diraih Liverpool semenjak Desember 2006.

Van Dijk serta Gomez tampil di enam laga itu selesai saling tidak dimainkan waktu Liverpool singkirkan Everton di Piala FA. Semenjak Gomez jadi starter reguler pada 14 Desember 2019, rekor Si Merah ialah delapan clean sheet dalam sembilan laga.

Van Dijk mengutarakan jika kekuatan posisi belakang Liverpool sebab mereka bertahan dengan kolektif.

“Kebanyakan orang terjebak dalam bertahan,” tutur bek internasional Belanda itu di Sky Sports.
Kami punya seorang penjaga gawang yang fenomenal, beberapa full-back yang lakukan pekerjaannya secara baik, beberapa pemain tengah serta bintang-bintang di muka jadi ini ialah masalah kolektif saja,” sambung ia.

“Tetapi pastinya jadi seorang bek kami benar-benar suka dapat cetak clean sheet sebab kami semua paham jika dengan clean sheet ada peluang untuk memenangkan laga. Jadi ini ialah perasaan yang enak,” lugas pemain sepak bola yang dipandang seperti bek paling baik dunia sekarang itu.