Home / Berita Umum / Air Merah Darah Ternyata Pipa Limbah Pabrik Cat Terhubung dengan PDAM

Air Merah Darah Ternyata Pipa Limbah Pabrik Cat Terhubung dengan PDAM

Air Merah Darah Ternyata Pipa Limbah Pabrik Cat Terhubung dengan PDAM – Sepanjang dua minggu paling akhir penduduk Banyuanyar, Banjarsari, Solo merasa air PDAM berganti warna berubah menjadi merah darah. Senantiasa dicari pemicunya, selanjutnya sumber soal didapati datang dari kotoran pabrik cat.

” Itu berada pada Banyuanyar, hampir masuk ke lokasi rumah Pak Jokowi. Kita udah antisipasi dengan memotong pipa yg mengalir air warna merah, ” kata Humas PDAM Surakarta, Bayu Tunggul kala dihubungi detikcom, Rabu (17/10) .

Tak ringan untuk PDAM menemukannya sumber soal, dikarenakan mereka mesti melihat satu per satu pipa air. Sembari mencari sumbernya, PDAM mesti selalu kuras air dengan cara periodik biar konsumen terus dapatkan air bersih.

Selanjutnya PDAM mencurigai sumber persoalannya berada pada pabrik cat di Jalan Adi Soemarmo, Banyuanyar. Pada Selasa (16/10) malam, PDAM berbarengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendatangi pabrik itu.

Pada Rabu (17/10) siang, PDAM berbarengan kepolisian, DLH, DPRD serta Satpol PP kembali mendatangi pabrik itu. Mereka periksa dimulai dari perizinan sampai saluran kotoran.

Waktu dikontrol perizinannya, Kasi Pengaduan serta Penyelesaian Sengketa DLH Surakarta, Dyah Winarti mengatakan pabrik bernama PT Mahkota Gambaran Lestari itu cuma bisa memberikan izin perdagangan (SIUP) serta izin problem. Dan mereka tak punyai izin berkenaan pengurusan kotoran.

Team lantas periksa pipa yg dimanfaatkan buat menyalurkan kotoran. Mereka merasa ada pipa yg baru-baru ini diperbaiki, hingga seolah-olah tak punyai masalah.

Petugas pun menggali tanah di muka pabrik buat tunjukkan apa pipa kotoran terjalin dengan PDAM. Nyata-nyatanya benar, ke dua pipa tersambung.

Dari pipa itu kelihatan keluar air berwarna merah. Tetapi situasi warna merahnya sudahlah tidak sepekat tempo hari. Petugas terus memotong sambungan itu.

Pengelola pabrik, Lesi, mengemukakan memang benar ada pembongkaran dua minggu waktu lalu. Tetapi ia tidak mengerti kalau ke dua pipa disambungkan.

Sepintas memang ke dua pipa kelihatan sama lantaran terbuat dari PVC. Tetapi menurut Direktur Tehnik PDAM Surakarta, Tri Atmojo, mutu pipa PDAM makin lebih bagus.

PDAM lantas selanjutnya memberikan laporan peristiwa pencemaran air minum ini terhadap aparat Polresta Surakarta. Sampai sekarang polisi tetap mengerjakan pengumpulan bukti-bukti.

About admin